^Kembali ke Atas

foto1 foto2 foto3 foto4 foto5

Bingung saat ingin membuat Proposal Kegiatan ? Tidak perlu bingung, karena membuat proposal itu tidaklah sesulit yang kita bayangkan. Sepanjang kegiatan yang akan kita usulkan itu memang sudah memiliki gambaran bentuk dan jenis kegiatannya, maka ide tulisan saat proses pembuatan Proposal, pasti akan mengalir dengan sendirinya.

Saat pembuatan Proposal, ada beberapa point yang harus termaktub dalam sebuah proposal. Point-point tersebut adalah sebagi berikut :

Latar Belakang Kegiatan, berisi paparan mengenai hal-hal yang menjadi latar belakang kegiatan yang akan kita laksanakan.

Maksud dan Tujuan, berisi paparan mengenai hal-hal yang menjadi Maksud serta Tujuan diadakannya kegiatan yang akan kita laksanakan.

Bentuk Kegiatan, berisi paparan yang berisi penjelasan bentuk dan jenis kegiatan yang akan kita adakan

Tempat dan Waktu Kegiatan, berisi paparan yang berisi penjelasan tentang lokasi kegiatan dan waktu pelaksanaan kegiatan.

Susunan Kepanitian, berisi penjelasan siapa saja personil yang duduk dalam kepanitian dari kegiatan yang akan dilaksanakan.

Anggaran Dana dan Sumber Pendanaan, berisi paparan secara detail Rencana Anggaran Biaya Kegiatan, serta rencana sumber pendanaan

Penutup, berisi kalimat penutup proposal yang pada intinya mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan untuk terlaksananya kegiatan yang kita rencanakan.

 

Demikian beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan Proposal Kegiatan. Proposal yang baik adalah proposal yang mampu menjelaskan dengan tuntas rasa ingin tahu dari setiap pihak yang ingin berkontribusi dalam kegiatan yang akan kita laksanakan.

Beberapa contoh Proposal Kegiatan sebagai bahan referensi, dapat diunduh di link yang tersedia di bawah ini :

Proposal Pembangunan Masjid
Proposal Hari Kartini
Proposal Pemberantasan Buta Aksara
Proposal Pendirian Pusat Informasi Warga
Proposal Tahun Baru 1 Muharram
Proposal Lomba Menggambar
Proposal Pendirian Pusat Belajar

Setiap tanggal 9 Desember, diperingati sebagai Hari Anti Korupsi Se-dunia yang di Indonesia rencananya akan dirayakan secara meriah dengan melakukan aksi demo massal di beberapa titik di Jakarta dan hampir di seluruh Kota Besar di Indonesia.

Pemberitaan yang gencar di seluruh media pemberitaan terhadap rencana aksi demo dalam rangka Hari Anti Korupsi Sedunia, mengusik Dhany dan Izan untuk bertanya kepada kami, yaitu : “yah … apa sich arti Korupsi itu ?? “

Sejenak berpikir untuk memberikan penjelasan tentang arti Korupsi kepada Dhany dan Izan, akhirnya kami berikan penjelasan kepada Dhany dan Izan bahwa korupsi adalah tindakan mencuri uang yang bukan merupakan haknya. “Berarti sama dengan pencuri dong !! “ ujar Dhany yang serta-merta membuat saya harus berpikir kembali mencari contoh yang tepat untuk menjelaskan arti korupsi kepada seorang anak kecil kelas 4 SD.

Akhirnya terpikir juga untuk membuat contoh sederhana. “Dhan … korupsi itu contohnya kalo Dhany minta uang ke Ayah untuk membeli Buku, waktu ayah Tanya berapa, Dhany menjawab harga bukunya 15 ribu, padahal harga bukunya Cuma 10 ribu. Jadi waktu ayah kasih Dhany uang sebanyak 15 ribu, Dhany kemudian mengambil sisa uang yang 5 ribu karena harga bukunya sebenarnya Cuma 10 ribu. Nah … tindakan Dhany yang semacam itu bisa dikategorikan sebagai Korupsi uang pembelian buku. Seharusnya harganya 10 ribu, tapi Dhany bilang harganya 15 ribu dan selisih uang yang 5 ribu Dhany ambil untuk dipake beli jajan di kantin sekolah.”

Selengkapnya: Hari Anti Korupsi

Pilih Jualan Bakso atau ikut MLM ?

By Didi Mardiyanto

Pertanyaan di atas diajukan kepada saya oleh seorang kawan yang sedang dihadapkan pada pilihan kegiatan usaha sampingan untuk menambah penghasilannya. Kawan saya punya pilihan Jadi Pengusaha Bakso atau Ikut MLM. Sebagai seorang sahabat, saya mencoba memberikan beberapa pertimbangan kepada kawan saya tentang pilihan yang paling baik yang harus di ambil oleh kawan saya.

Saya mencoba memberikan beberapa fakta yang sering ditemui pada kebanyakan orang yang menjalani bisnis MLM. Beberapa fakta tersebut adalah sebagai berikut :

Fakta 1 : Ikut MLM Pasti Tidak Berani Terus Terang

Pada era saat ini, Semua pengikut MLM di tahap awal, pasti tidak pernah berani unjuk gigi dan terang-terangan memberikan pengumuman ke semua orang bahwa ia punya bisnis MLM. Beda dengan orang yang memulai bisnis bakso, pasti akan berani dan secara terbuka mengumumkan kepada banyak orang bahwa ia punya bisnis bakso.

Selengkapnya: Pilih Jualan Bakso atau ikut MLM ?

Pernah menjadi pengurus organisasi ? … Jika pernah, pasti terbiasa dengan satu kewajiban yang harus ditunaikan saat masa jabatan berakhir, yaitu pembuatan Laporan Pertanggungjawaban.   Laporan ini lebih dikenal oleh orang kebanyakan sebagai LPJ. Pembuatan LPJ adalah kewajiban yang melekat pada seseorang yang diberikan amanah untuk memimpin satu organisasi.

Pada tataran organisasi pemerintahan di level pertama, yaitu organisasi RT (Rukun Tetangga) atau RW (Rukun Warga), terkadang kewajiban pembuatan LPJ ini sering diabaikan. Beberapa mengasosiasikan Laporan LPJ ini dengan laporan keuangan dari aspek penerimaan dan pengeluaran keuangan saja. Padahal laporan keuangan adalah bagian dari LPJ. Tanpa Laporan Keuangan tidak dapat disebut sebagai LPJ, dan bukan LPJ jika hanya berisi Laporan Keuangan.

Selengkapnya: Pembuatan LPJ Organisasi