^Kembali ke Atas

foto1 foto2 foto3 foto4 foto5

Sudah satu tahun ini setiap kali memperkenalkan konsep Radio Edukasi yang berbasis sekolah ke beberapa institusi, kami selalu merekomendasikan penggunaan Software ZaraRadio sebagai software otomatisasi radio. Software ini relative lebih “pas” digunakan di station radio ketimbang software jukebox atau winamp yang umum digunakan sebagai MP3 player.

Antar muka ZaraRadio begitu cantik dan mudah digunakan oleh semua operator radio. Licensinya yang freeware adalah jawaban atas kebutuhan pengembangan Radio Edukasi yang memiliki keterbatasan anggaran pembangunan dan pengembangan.

Fitur:

* Dapat memainkan file dengan format wav, mp3, ogg, dan wma
* Lengkap dengan sistem event
* Terdapat 90 Jingle instan
* Otomatis Control

* Perlindungan dengan password
* Log File siaran otomatas tergenerate
* Crossfade antar trek
* Ada tambahan feature Waktu, suhu dan kelembaban dari lembaga ramalan cuaca
* Ada detector untuk akhir lagu
* Ada detector Nada DTMF
* Terdapat 5 input masukan (1 utama + 4 aux)

Bagi yang ingin mencoba software ZaraRadio dapat melakukan download langsung pada alamat http://www.casaresirratia.com/ZaraRadio.exe

Disaster !!! itu yang kami rasakan ketika Exsternal Hard-Disk kami yang berkapasitas 250 Gigabyte tiba-tiba tidak dapat diakses. Ketika kabel data ditancapkan di Port USB, komputer kami ternyata hanya berhasil mendeteksinya sebagai Exsternal Drive yang berada dalam kondisi unformat. Ratusan Data Folder yanga da didalamnya tidak dapat kami akses. Padahal di dalam setiap Data Folder terdapat banyak sekali File penting.

Bertanya kepada paman google segera kami lakukan. Kami diantar oleh paman google ke salah satu halaman http://www.easeus-deletedrecovery.com yang menawarkan software Data Recovery yang berlisensi free. Software tersebut diklaim mampu mengembalikan Data yang hilang setelah didelete dari Recycle Bin, memulihkan data karena format, partisi hilang, sistem crash, dan serangan virus. Modul sangat user friendly dan dilengkapi dengan wizard yang memudahkan para penggunanya. Proses recovery dilakukan dengan cepat dan data dikembalikan dengan susunan directory dan nama file sesuai dengan nama aslinya.

Namun ternyata Free yang dimaksud oleh software ini adalah Free untuk recovery data sebanyak 1 Gigabyte …. Padahal ketika softaware tersebut kami jalankan, kapasitas data yang harus kami recovery besarnya mencapai 190Gigabyte !!! Jadilah akhirnya kami bertanya ulang kepada paman google dan akhirnya diantar ke halaman situs http://ntfsundelete.com/downloads/ yang menawarkan software NTFS undelete yang berlisensi Free. Tampilan programnya sangat sederhana, tetapi memiliki kemampuan untuk merecover data yang hilang, terdelete, dan bahkan jika file sudah terdelete dari recycle bin. Kesederhanaan tampak muka program NTFS Undelete ternyata didukung dengan kecepatan proses recovery data. Proses yang saangat cepat tersebut dan didukung dengan lisensi free full software, membuat pilihan saya jatuhkan kepada software ini.

Data kami yang berada di exsternal Hard Disk yang jumlahnya lebih dari 200 Gigabyte berhasil diselamatkan !!! Thank’s for developer software …. Go .. Go .. Go … Free software !!!

Dhany baru saja usai membuat Gambar Design renovasi rumah kami dengan aplikasi Sketchup.  Aplikasi Sketchup merupakan salah satu jenis software 3D modeling untuk arsitektur, interior design, civil dan mekanikal, woodworking (pekerjaan perkayuan), film, video game, dan bidang lainnya. Software ini merupakan program 3d modeling yang paling mudah digunakan dan paling ringan dalam pengoperasiannya di komputer / laptop, karena tidak memerlukan resource memori yang besar, dan softwarenya sendiri pun ukurannya relatif kecil jika dibandingkan dengan software-software 3d modeling lainnya.

Sketchup pertama kali dikembangkan oleh perusahaan startup bernama @Last Software pada tahun 1999, kemudian Sketchup dibeli oleh Google pada tahun 2006 hingga 2012. Kemudian oleh Google sketchup dijual lagi ke Trimble Navigation Ltd. Trimble Navigation Ltd sendiri merupakan perusahaan alat-alat navigasi, mapping (pemetaan) dan surveying (survey).

Walaupun sudah bukan lagi dimiliki oleh Google, namun hingga kini, aplikasi ini lebih popular dengan sebutan aplikasi Google Sketchup.

Hasil design karya Dhany cukup menarik dan cukup sesuai dengan konsep rumah yang akan kami kembangkan. Sangat Surprise sebenarnya, ketika mengetahui bahwa Dhany mampu mengoperasikan aplikasi google Sketchup. Hmmm … sepertinya darah seni dari keluarga besar Sujono Wiryopranoto menurun ke Ananda Dhany.

 

Gambar design rumah kami berdasarkan karya Dhany adalah sebagai berikut :

  

 

Selengkapnya: Aplikasi Excel - Menghitung RAB Pembangunan/Renovasi  Rumah